Ini Manusia Pertama yang Kalahkan Game Tetris, Usianya Baru 13 Tahun

Gokil banget, seorang gamer asal Amerika Serikat berhasil memicu rekor luar biasa. Dirinya jadi manusia pertama di dunia, yang mengalahkan game Tetris.
Namanya ialah Willis Gibson. Mengejutkannya lagi, usianya masih tergolong sangat muda yaitu baru 13 tahun.

Willis memperlihatkan kebolehannya dalam menyusun urutan balok tersebut di channel YouTube-nya, yang biasa dikenal Blue Scuti. Dalam video berdurasi 42 menit itu, ia bisa mencapai level 157, dilansir berasal dari The New York Times, Kamis (4/1/2023).

Di level ini, layar yang menampilkan permainannya menyusun balok mendadak berhenti. Maksudnya ialah titik di mana video game tidak bisa dimainkan lagi, karena keterbatasan mahjong ways 2 dalam pengkodeannya.

Vince Clemente, Presiden Kejuaraan Dunia Tetris Klasik, pun terperanjat bakal hal itu. Ia mengatakan bahwa hal ini belum pernah dilakukan oleh manusia.

“Ini pada dasarnya adalah suatu hal yang seluruh orang anggap tidak mungkin hingga lebih dari satu th. yang lalu,” kata Clemente.

Seperti yang diketahui, selama lebih dari satu dekade, para gamer mengalahkan Tetris bersama meretasnya mengfungsikan sebuah perangkat lunak. Namun tidak bersama Willis, yang diperkirakan jadi orang pertama melakukannya di perangkat keras aslinya.

Secara teoritis, permainan ini bisa terjadi sangat lama jikalau pemainnya memang lumayan handal. Artinya mereka senantiasa melindungi agar balok tidak menumpuk tinggi hingga batasnya. Namun, selama bertahun-tahun level maksimal yang bisa dicapai oleh gamer hanya mentok di level 29.

Di sini tingkat ada problem jadi terasa, mengingat balok yang jatuh miliki kecepatan tinggi. Hanya saja sekarang telah banyak pemain yang bisa lewat level 29, keliru satunya layaknya yang dilakukan Willis.

Dikatakan luar biasa, karena pencapaiannya dalam game puzzle Tetris versi asli Nintendo, belum pernah tamat kecuali berkat kecanggihan kecerdasan buatan (AI).

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *